Semarang, 9 Juli 2025 – Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia bekerjasama dengan PT Taspen (Persero) dan Bank Mandiri Taspen menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Layanan Ketaspenan dan Pembekalan Wirausaha bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Universitas Diponegoro yang akan memasuki masa purna tugas pada tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Teater Gedung C Lantai 1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan diikuti oleh 97 peserta yang terdiri dari pegawai ASN serta perwakilan bagian sumber daya dari fakultas dan sekolah di lingkungan Undip.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Hukum, dan Organisasi, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Universitas Diponegoro dengan PT Taspen (Persero) dan Bank Mandiri Taspen. Ia menekankan pentingnya pemahaman mengenai ketaspenan agar proses pensiun dapat dijalani dengan lancar, tanpa kebingungan administratif.
“Purna tugas bukan akhir dari kontribusi, justru bisa menjadi awal untuk kegiatan positif lainnya. Kita semua berharap para ASN tetap sehat, tetap berkumpul, dan tetap menjalin silaturahmi setelah masa aktif berakhir,” ujar Prof. Adian.
Turut memberikan sambutan dalam kegiatan ini Branch Manager PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Semarang, Bapak Toni Eko Sucahyo, yang menekankan pentingnya kesiapan menghadapi masa pensiun, termasuk dalam menjaga produktivitas serta kehati-hatian terhadap informasi yang tidak benar terkait dana pensiun. Beliau juga mengingatkan agar para calon pensiunan senantiasa waspada terhadap hoaks atau penipuan yang mengatasnamakan Taspen. “Pastikan segala informasi berasal dari sumber resmi, dan jangan mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan Taspen,” tegasnya.
Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat ucapan terima kasih dari PT Taspen (Persero) dan Bank Mandiri Taspen kepada Universitas Diponegoro sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi dan dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis buku tabungan Mandiri Taspen kepada perwakilan peserta, sebagai simbol dimulainya tahapan administrasi pensiun yang lebih tertata dan mudah diakses.
Sesi materi utama disampaikan oleh perwakilan dari PT Taspen (Persero), yang memaparkan berbagai layanan ketaspenan seperti Tabungan Hari Tua (THT), Jaminan Kematian (JKM), Program Pensiun, dan Taspen Dwiguna Sejahtera. Narasumber juga memberikan panduan teknis dalam proses klaim asuransi kematian dan menjelaskan bahwa proses pembukaan rekening Taspen kini semakin mudah dan tidak rumit.
Menambah kebermanfaatan kegiatan, hadir pula perwakilan dari Bank Mandiri Taspen yang memberikan informasi mengenai fasilitas perbankan khusus pensiunan, produk wirausaha, serta layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan peserta setelah purna tugas.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Salah satu peserta sempat menanyakan tentang pembukaan rekening Taspen di luar kota. Menanggapi hal tersebut, perwakilan Taspen menjelaskan bahwa pembukaan rekening dapat dilakukan di Semarang, sementara kartu ATM tetap bisa diambil dan digunakan di kota asal seperti Magelang.
Melalui kegiatan ini, Direktorat SDM Universitas Diponegoro berharap para ASN yang akan purna tugas memiliki pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban mereka, serta terinspirasi untuk tetap produktif dan berdaya guna setelah masa pengabdian berakhir. (Media DSDM)
Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro menyampaikan informasi dari Politeknik Negeri Kupang mengenai perpanjangan pendaftaran Pemilihan Direktur untuk masa jabatan 2025–2029. Sebelumnya, pendaftaran berlangsung pada 13 Juni–4 Juli 2025, namun jumlah bakal calon yang lolos verifikasi administrasi belum memenuhi ketentuan minimal empat orang, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 21 Tahun 2018 serta Nomor 19 Tahun 2017.
Sebagai tindak lanjut, panitia membuka perpanjangan pendaftaran bagi bakal calon Direktur pada 9–11 Juli 2025 pukul 16.00 WITA. Pemilihan ini bersifat terbuka bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan, memiliki kapasitas, serta komitmen untuk mengembangkan Politeknik Negeri Kupang.
Informasi lengkap mengenai jadwal pelaksanaan, persyaratan bakal calon, serta formulir pendaftaran dapat diakses melalui laman: https://pildir.pnk.ac.id
Apabila terdapat pertanyaan, silakan menghubungi Sekretariat Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Kupang melalui email: pemilihandirekturpnk@gmail.com
Kami mengimbau kepada dosen di lingkungan Universitas Diponegoro yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan ini dan mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih. (Tim DSDM Undip)
Semarang, 8 Juli 2025 – Direktorat Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penyusunan PDD-UKTPT Sertifikasi Dosen Gelombang 1 Tahun 2025 di Ruang Sidang BAK, Gedung SA-MWA Kampus Tembalang. Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen Universitas Diponegoro yang telah memenuhi kriteria sebagai peserta eligible untuk mengikuti Sertifikasi Dosen tahun 2025 gelombang 1 jalur reguler dan mandiri.
Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Moh. Djaeni, S.T., M.Eng. selaku Wakil Direktur Evaluasi dan Pengembangan Karier yang dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat melalui proses sertifikasi dengan lancar, serta menekankan pentingnya integritas dan orisinalitas dalam penyusunan portofolio digital dosen (PDD-UKTPT).
Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Prof. Ir. Vitus Dwi Yunianto Budi Ismadi, M.S., M.Sc., Ph.D., IPU. yang merupakan Ketua Panitia Sertifikasi Dosen Universitas Diponegoro. Beliau menegaskan bahwa dosen wajib menyusun dokumen portofolio secara mandiri tanpa bantuan dari mahasiswa atau staf administrasi. “Portofolio adalah cermin profesionalisme. Jika ditemukan indikasi perjokian atau plagiarisme, maka peserta akan dikenakan sanksi hingga larangan mengikuti sertifikasi selama dua tahun,” ujarnya.
Prof. Vitus juga menjelaskan pentingnya penggunaan pendekatan STAR (Situation, Task, Action, Result) dalam penyusunan narasi kegiatan. Narasi wajib ditulis dengan jumlah kata yang sesuai (250 – 300 kata), dan dokumen harus diunggah melalui SISTER sesuai ketentuan. “Nilai minimal kelulusan adalah 4.3, dan peserta yang mendapat nilai F akan dikenakan pembinaan,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung kondusif dan partisipatif, diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab seputar teknis unggah dokumen, evaluasi portofolio, serta penguatan etika akademik dalam proses sertifikasi. Salah satu peserta menanyakan, “Kemarin saya sudah mengunggah artikel untuk serdos, apakah untuk mission statement artikelnya boleh diganti?” Prof. Vitus menjelaskan bahwa hal tersebut diperbolehkan, asalkan artikel yang baru tetap tercantum dan konsisten di SISTER, SINTA, Scopus, dan CV serta wajib diperiksa kembali keterpaduan dan keselarasan antar sistem” jelasnya.
Prof. Djaeni juga memberikan arahan tambahan terkait isi video pembelajaran. Menurutnya, video boleh menggunakan musik atau gambar, namun harus dipastikan tidak melanggar hak cipta. “Jangan mengambil materi dari YouTube karena bisa jadi mengandung konten berhak cipta,” ujarnya. Beliau juga mengingatkan agar dosen tidak menyusun narasi yang monoton. “Jangan hanya mengatakan ‘Saya dosen Teknik Geologi sudah mengajar selama 10 tahun.’ Gunakan kalimat yang lebih komunikatif dan menarik,” tambahnya.
Direktorat SDM berharap pendampingan ini menjadi langkah awal yang kuat untuk memastikan seluruh dosen peserta mampu melalui proses sertifikasi dengan hasil optimal, jujur, dan profesional. (Media DSDM)
Semarang, 4 Juli 2025 — Universitas Diponegoro melalui kolaborasi antara Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) dan Study Abroad Center (SAC) menyelenggarakan kegiatan Pre-Test IELTS dan Pelatihan Persiapan Beasiswa S3 Luar Negeri Batch 3, yang bertempat di Muladi Dome Lantai 1. Kegiatan ini diikuti oleh 100 dosen Universitas Diponegoro yang tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi jenjang doktoral ke luar negeri.
Kegiatan ini dibuka oleh Prof. Ir. Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D., selaku Direktur Sumber Daya Manusia Undip. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memfasilitasi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam pemenuhan persyaratan kemampuan bahasa Inggris dan penyusunan proposal beasiswa.
“Universitas memberikan dukungan bagi para dosen melalui pre-test ini untuk studi lanjut jenjang doktoral di luar negeri. Kami berharap kebutuhan akan IELTS dapat dipenuhi secara efektif,” ujar Prof. Arief.
Kegiatan berlangsung secara kondusif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Selain pre-test IELTS, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait strategi dan persiapan dalam mengikuti seleksi beasiswa S3.
Melalui kegiatan ini, DSDM dan SAC berharap dapat membantu memantapkan kesiapan akademik dan administratif para dosen, sekaligus mendorong terciptanya SDM unggul dan adaptif yang siap bersaing di tingkat global.
Semarang, 4 Juli 2025 – Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Asesor Penilaian Angka Kredit dalam Pengajuan Jabatan Pertama Dosen di Ruang Sidang Senat Akademik, Kampus Tembalang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran para asesor dalam mendampingi dosen-dosen muda dalam proses pengajuan jabatan fungsional pertama secara tepat dan akurat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi universitas untuk mempercepat dan mempermudah proses pengajuan jabatan akademik pertama, khususnya bagi dosen baru, sesuai dengan ketentuan terbaru dalam Kepmendiktisaintek Nomor 63/M/KEP/2025.
Wakil Rektor III Undip, Prof. Dr. Adian Fatchur Rochim, S.T., M.T., dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara asesor dan dosen muda. “Peran asesor sangat krusial, bukan hanya sebagai penilai, tetapi juga sebagai pendamping akademik yang mendorong percepatan karier dosen,” ujarnya.
Prof. Dr. Moh. Djaeni, S.T., M.Eng., yang hadir sebagai narasumber, memaparkan teknis penilaian angka kredit, termasuk pemahaman terhadap syarat minimal seperti publikasi karya ilmiah pada jurnal SINTA 6 serta kelengkapan dokumen administrasi. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas dalam menilai dan memberi arahan, serta memastikan bahwa publikasi dosen bimbingan tidak terbit di jurnal predator.
Sesi diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, membahas berbagai studi kasus serta tantangan yang kerap ditemui para asesor saat mendampingi dosen junior. Salah satu topik yang dibahas adalah fleksibilitas dalam struktur kepenulisan. “Asalkan penulis pertama adalah dosen yang bersangkutan, tidak masalah bila korespondennya berbeda,” jelas Prof. Djaeni.
Melalui kegiatan ini, Direktorat SDM Undip berharap para asesor semakin memahami peran strategisnya dalam menciptakan ekosistem akademik yang mendukung, kredibel, dan berintegritas, khususnya dalam mendorong percepatan jabatan akademik pertama bagi dosen baru di lingkungan Universitas Diponegoro.