Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan Pelantikan Pejabat dan Pengambilan Sumpah Jabatan serta Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di Hall Gedung SA-MWA, Kampus Undip Tembalang, Semarang, ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola organisasi sekaligus penyesuaian terhadap perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di lingkungan Universitas Diponegoro.
Sebanyak 54 pejabat dilantik dalam kegiatan tersebut, sementara 2 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Undip mengikuti pengambilan sumpah sebagai bagian dari pengukuhan komitmen dan kewajiban dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Pelantikan pejabat dilakukan seiring dengan adanya perubahan susunan organisasi, pengisian sejumlah jabatan yang kosong, serta rotasi jabatan di lingkungan Universitas Diponegoro. Penyesuaian tersebut juga mencakup perubahan nomenklatur sejumlah unit kerja sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan pelaksanaan fungsi organisasi.
Dalam sambutannya, Rektor Undip menekankan bahwa amanah jabatan merupakan tanggung jawab yang diberikan melalui berbagai pertimbangan dan tidak semua orang memperoleh kesempatan yang sama. Karena itu, para pejabat yang dilantik diharapkan tidak sekadar berada di zona nyaman, tetapi mampu menghadirkan karya dan kontribusi terbaik bagi universitas.
“Mendapatkan amanah itu disusun dengan berbagai pertimbangan. Tidak semua orang diberi kesempatan tersebut. Jangan hanya mau berada di zona nyaman, tapi beranilah memberikan karya terbaik. Tugas kita adalah bergeser dari sekadar melakukan kegiatan rutin, menjadi kegiatan yang berorientasi hasil (deliverable activities), memberikan nilai tambah dan kontribusi nyata,” pesan Rektor.
Dalam pelantikan ini, sejumlah perubahan nomenklatur dan struktur unit kerja juga mulai diperkenalkan. Direktorat Keuangan, Akuntansi dan Perpajakan berubah menjadi Direktorat Keuangan, Dana Abadi, Akuntansi dan Perpajakan. Direktorat Sumber Daya Manusia berubah menjadi Direktorat Organisasi dan Sumber Daya Manusia, sedangkan Direktorat Hukum dan Organisasi menjadi Direktorat Hukum.
Selain itu, UPT Perpustakaan dan Undip Press serta Kantor Kearsipan digabung menjadi Direktorat Perpustakaan, Undip Press dan Kearsipan. Perubahan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi Undip agar struktur dan fungsi unit kerja dapat semakin selaras dengan kebutuhan pengembangan universitas.
Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung secara resmi dan khidmat. Melalui momentum ini, para pejabat yang menerima amanah diharapkan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, berorientasi pada hasil, serta memberikan nilai tambah bagi organisasi.
Dengan adanya penyesuaian struktur organisasi dan pengisian jabatan tersebut, Universitas Diponegoro terus mendorong tata kelola yang semakin efektif dan adaptif. Amanah yang diberikan kepada para pejabat diharapkan dapat menjadi dorongan untuk menghadirkan kinerja terbaik dalam mendukung pencapaian tujuan dan kemajuan Universitas Diponegoro.
Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola data sumber daya manusia, khususnya data dosen dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Diponegoro menyelenggarakan Workshop dan Pendampingan Teknis Integrasi API SISTER dengan Aplikasi Universitas Diponegoro.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung integrasi dan sinkronisasi data antara Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER) dengan berbagai aplikasi yang digunakan di lingkungan Undip melalui mekanisme Application Programming Interface (API). Dengan integrasi ini, pengelolaan data diharapkan menjadi lebih akurat, efisien, dan terintegrasi.
Workshop dilaksanakan pada 27–28 Juli 2026 di Ruang Rapat Pimpinan MWA, Gedung SA-MWA Lantai 2, Kampus Undip Tembalang, dan diikuti oleh perwakilan unit terkait. Melalui kegiatan ini, diharapkan proses pengelolaan serta sinkronisasi data SDM di lingkungan Universitas Diponegoro dapat berjalan semakin optimal.
Dalam rangka mendukung kelancaran proses Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026, Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia menyelenggarakan Pendampingan Penyusunan PDD-UKTPT bagi peserta Serdos Gelombang 0 dan Gelombang 1.
Kegiatan ini bertujuan membantu para dosen dalam menyusun dan melengkapi dokumen PDD-UKTPT sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui sesi pendampingan ini, peserta dapat berdiskusi langsung dengan narasumber, memperoleh arahan, serta memastikan dokumen yang disiapkan sudah tepat sebelum proses sertifikasi berlangsung.
Semoga kegiatan ini dapat mempermudah proses penyusunan PDD-UKTPT sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan Sertifikasi Dosen Tahun 2026.
Dalam upaya meningkatkan kompetensi pegawai di bidang pengelolaan arsip, Universitas Diponegoro menggelar Pelatihan Program Arsip Vital Tahun 2026 yang diikuti oleh perwakilan pegawai dari berbagai fakultas, sekolah, dan unit kerja.
Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pengelolaan arsip vital yang baik dan sesuai ketentuan. Selain itu, peserta juga akan praktik langsung sehingga diharapkan mampu menerapkan pengelolaan arsip yang lebih tertata, aman, dan mudah diakses saat dibutuhkan.
Dengan adanya pelatihan ini, Undip terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola administrasi melalui pengelolaan arsip yang profesional dan berkelanjutan.
Belajar dari pengalaman satu sama lain selalu jadi cara yang seru untuk berkembang. Berangkat dari semangat itu, Universitas Diponegoro melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Semarang (USM) pada Kamis, 9 Juli 2026.
Dalam kunjungan ini, kedua kampus saling berbagi pengalaman seputar pengelolaan SDM, mulai dari pengembangan karier dosen, pengelolaan BKD dan SISTER, hingga peningkatan kompetensi tenaga kependidikan. Diskusi berlangsung santai, interaktif, dan penuh antusiasme, dengan banyak ide dan praktik baik yang saling dipertukarkan.
Semoga lewat pertemuan ini, kolaborasi antara Undip dan USM semakin erat serta melahirkan inovasi yang bisa membuat pengelolaan SDM menjadi semakin profesional, adaptif, dan berkualitas. Karena pada akhirnya, berkembang akan lebih mudah jika dilakukan bersama.
Universitas Diponegoro menyelenggarakan Rapat Koordinasi Bidang III dengan agenda Evaluasi Program Kerja Triwulan II dan Penyusunan Rencana Kerja Triwulan III pada Kamis–Jumat, 25–26 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kampus BPKJ dan LPWP Universitas Diponegoro, Jepara, ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi serta menyelaraskan program kerja seluruh unit di bawah koordinasi Bidang III.
Rapat koordinasi diikuti oleh 40 peserta yang merupakan jajaran pimpinan Bidang III Universitas Diponegoro, terdiri atas Wakil Rektor III, para Direktur, Wakil Direktur, Kepala UPT, Kepala Kantor, Manajer, dan Supervisor dari berbagai unit kerja, di antaranya Direktorat Sumber Daya Manusia, Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi, Direktorat Hukum dan Organisasi, UPT Perpustakaan dan Undip Press, serta Kantor Kearsipan.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antarunit dalam mendukung pencapaian target kinerja Bidang III. Selain menjadi media evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja selama Triwulan II, rapat koordinasi ini juga menjadi forum untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam pelaksanaan program kerja Triwulan III agar lebih efektif, terintegrasi, dan selaras dengan arah kebijakan Universitas Diponegoro.
Selama dua hari pelaksanaan, setiap unit diberikan kesempatan untuk memaparkan capaian kinerja, progres pelaksanaan program, kendala yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut pada periode berikutnya. Paparan disampaikan secara bergantian oleh para Manajer, Direktur, Kepala Kantor, maupun Kepala UPT dengan alokasi waktu sekitar 30 menit untuk masing-masing unit. Setiap sesi kemudian dilanjutkan dengan diskusi, pemberian masukan, serta pembahasan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program kerja.
Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif dengan melibatkan seluruh peserta. Berbagai isu strategis dibahas secara bersama-sama, mulai dari penguatan layanan sumber daya manusia, pengembangan sistem dan teknologi informasi, tata kelola organisasi, pengelolaan arsip, hingga peningkatan layanan perpustakaan dan penerbitan universitas. Melalui forum ini, setiap unit dapat saling berbagi pengalaman, menyelaraskan kebijakan, serta membangun kolaborasi yang lebih erat dalam mendukung pencapaian target institusi.
Melalui rapat koordinasi ini, Bidang III Universitas Diponegoro berharap tercipta kesamaan persepsi, peningkatan sinergi antarunit, serta implementasi program kerja yang semakin efektif dan berdampak bagi kemajuan Universitas Diponegoro. Komunikasi yang baik dan kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola universitas yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kepada seluruh sivitas akademika (Media DSDM)